Semarang | Perjalanan Pelajaran
July 22, 2009
Sudah kembaliiiiii^^…
(catatan 17 – 20 Juli 2009, melintas pantura)
Empat hari tiga malam (incl. travel time) yang berkesan. Pertama, karena aku diserahi tugas mengordinir acaranya. Kedua, seluruh isi perjalanannya memang seru… trip, tujuan, peserta, wiskul… Ketiga, aku terkesima sendiri akhirnya acara ini berjalan… karena sejak awal, rencana ini terancam batal.
Mula-mulanya jumlah peserta yang menyusut dari yang sudah terdaftar. Thou, kami sadar akan lebih mudah kalau mengelola group kecil saja… kami ga berharap mengalami pernurunan sampai di bawah setengah target.
Masalah kedua datang ketika panitia lokal di destinasi tiba-tiba menghilang dari loop koordinasi. Aku, yang harusnya lebih bisa tahu dan updated ttg hal ini saja, bisa ngga ngerti kenapa harus begitu. Aku anggap ini ujian… untuk aku mengendalikan diri, untuk kami menilai sebuah pertemanan, untuk kita saling belajar tenggang rasa. Luar biasa.
Kemudian… orang kunci lain yang harusnya jadi mentor kami dalam sesi hunting tiba-tiba terkena musibah. Tidak jelas apa… semoga masalahnya bisa terselesaikan.
Tapi, aku pikir-pikir lagi, kembali ke tujuan awal saja… bahwa ini memang trip untuk hobbyist foto khususnya, yang mana memang komunitasnya belum semantap yang diharapkan. Jadi, harusnya sudah cukup kalau tujuan untuk hunting foto itu sendiri bisa tercapai. Lagipula, banyak atau sedikit, perjalanan memanfaatkan waktu long weekend begini harusnya bisa tetap fun. And it was fun. For sure^^
Belum cukup semua itu… di hari-H keberangkatan kami, musibah nasional untuk negeri ini terjadi. Teror bom, tidak jauh dari tempatku berada… Aku sempat was-was kalau ini pertanda buruk yang akan memaksa kami membatalkan rencana. Ga ada hubungannya langsung… tapi, anything could happen in situasi darurat nasional, kan?
Syukurlah kekhawatiran itu tidak terjadi… dan akhirnya kami pun lepas landas menembus jalur pantura.
Mengilas balik… hal terburuk yang kami hadapi adalah kelelahan karena perjalanan panjang dan macet. That’s it. Thanks God.
Dan aku mendapat hal baik dari pengalaman ini… Aku melihat diriku sendiri menjadi orang yang lebih lebih lebih tenang daripada diriku sebelumnya di hari-hari lalu. Menerima kenyataan, mengatasi kepanikan, mengendalikan diri, menarik diri dari stimulasi yang muncul tiba-tiba,… sebelum akhirnya mencetuskan kata akhir dan memutuskan untuk bertindak.
Konsistensi dan keyakinan… memang kunci untuk membuka kemungkinan. Teguh, fokus pada tujuan, dan murni dalam niat. Insyaalloh selalu ada jalan dan dimudahkan.
Betapa kerusuhan di dalam diri sendiri bisa berefek besar terhadap hal-hal di luar kita… Pada saat yang demikian, kita harus kembali ke tujuan awal, niat terdalam.
Satu lagi… dijalani saja yang sudah ditentukan. Terlalu banyak khawatir dan menimbang tidak akan membuat kita maju. Nikmati… have fun (with life)!
Entry Filed under: d-blog, gue.banget. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed