jump to navigation

just perfect… September 9, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog, enjoy life.
1 comment so far

aaaiiiieeee…

hari kerja yang cukup melelahkan. banyak urgent request…. selisih pendapat (biasa lah)… limited time…

ga taunya sudah waktu berbuka

berhubung udah lama ga jajan (namanya juga lagi puasa)… aku memilih nongkrong di warung donat sebelah kantor. rencananya seporsi croissant sandwich dan segelas latte. nyammm…

biar manteub, maghriban dulu

….

nah, pesanan akan di antar. aku memilih meja kaca bundar yang agak jauh dari ventilasi pendingin (anti AC!)

sambil menunggu, buka novel baru (dipinjemin supervisorku^^)… baru delapan belas halaman, ternyata seru banget.

jadilah membacanya berlanjut, sambil menyantap hidangan.

mengunyah pelan-pelan… menyeruput latte dengan hikmat… sluuurps… (waduh, ceritanya sampai pada deskripsi seorang cowok ganteng pula! hahaha…)

melupakan pekerjaan sejenak (yang setelah santap malam ini aku akan balik lagi memelototi monitor)

baca – baca – baca – baca…. suap – suap – suap – suap…..

sekelebat ekor mataku menangkap bayangan diri di pantulan kaca restaurant. malam sudah gelap, cahaya ruang berpendar hangat kekuningan, membuat jendela laksana cermin karena di luar lebih gelap.

Hey, whatta cool me… (maaf, sekali ini harus mengaku agak narcistic)
looks agak langsingan…? (setelah puasa sembilan belas hari?? hehehe)
dengan jilbab donatello kesukaanku (karena jatuh bahannya bagus di kepala dan bahu)
duduk seorang menikmati makan dan buku
bersantai sejenak
membiarkan waktu berlalu

just a perfect break…

rencana Lebaran tahun ini September 2, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog.
1 comment so far

meskipun aku merasa puasa tahun ini agak kurang ‘bermutu’ dibandingkan tahun lalu (sigh!)… memikirkan Lebaran kembali membuat aku, dan siapa pun kurasa, menjadi bersemangat. Walaupun bagiku Lebaran itu tidak selalu berarti baju baru, mukena-sajadah baru, atau makan ketupat seminggu penuh.

Lebaranku tahun ini menjadi istimewa karena :
- aku ga harus merencanakan jadwal cuti khusus (yang biasanya menghabiskan jatah cuti tahunan) karena harus pulang kampung (dari Kalimantan ke Jawa)! Horey!! – inilah enaknya kalau bekerja dekat dari rumah…^^
- dengan demikian aku ga harus menyisihkan biaya untuk belanja tiket mudik (yang selalu mahal!)…

So…,
Siang ini aku kepikiran mau ngapain Lebaran nanti… salah satunya aku pengen bikin kue^^.
Biasanya, kalau mudik, sampai rumah… semua hidangan sudah ada.
Hidangan lebaran dari lauk sampai kerupuk sudah siap tersusun. Aneka kue kering sudah siap bertoples-toples, hasil buatan tangan Mamahku (dibantu juga oleh Papah – karena beliau punya banyak waktu setelah pensiun).
baca juga catatanku berjudul ‘Nastar’ di www.elratna.multiply.com.

Nah, berhubung tahun ini aku sudah di rumah… artinya ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk sekeluarga^^. Kebetulan Mamah bilang tahun ini dia mau absen membuat kue-kue kering. Sudah capek, mungkin, mengingat usia dan ketahanan fisiknya yang sudah menurun.
Dan dengan dihapuskannya budget tiket, berarti ada dana yang bisa kugunakan untuk rencana kali ini.

Aku langsung telepon rumah dan menyatakan niatku. Lebih persisnya lagi aku bilang akan menggantikan tugas Mamah menyiapkan kue besar untuk berlebaran… maksudku, bukan kue-kue kering.
Untuk pemula seperti aku, membuat kue kering, meskipun sederhana tetap besar tantangannya. Soalnya, di bulan puasa ini pasti harus menghadapi rasa kantuk! Padahal membuat kue kering kan perlu konsistensi tinggi untuk mengerjakan detail yang berulang. Jadi inget ngantor! hehehe… alasan!

Anyway,… semoga Alloh ridho akan niatku ini. Sudah terbayang beberapa resep yang aku ingin buat. Mungkin nanti juga aku tambah dengan membuat punch atau salad. Kalau ngikutin keinginan yang ga ada habisnya sih aku pengen juga masak hidangan utamanya. hehehe…

Ummm… ga berani promosi. Kalau nanti sudah ada hasilnya, aku kabari lagi ya…^^

[RP-Reunited] blast from the past August 20, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog.
add a comment

Gue orang yang bisa dibilang jarang menengok dan menimang-nimang hari lalu… sesekali saja, seperlunya.

Lalu, gara-gara terkoneksi kembali di sebuah komunitas dunia maya, bertemulah kembali dengan teman-teman lama. Terikut dalam grouping yang disusun berberapa teman yang antusias… gue cenderung jaim. Jarak pernah membentang luas, waktu sudah begitu lama berjalan… segala hal sudah berubah. Gue ga tau seperti apa gue dinilai di masa lalu – sehingga gue ga paham seberapa penting gue mereka tunggu. Dan gue ga tau apakah mereka masih orang-orang yang sama seperti yang gue ingat.

Tiba-tiba… gue ditunjuk jadi koordinator kelas untuk mengumpulkan dan menggalang teman-teman sekelas untuk menghadiri reuni angkatan Sekolah Menengah Atas. Gue dan 24 teman gue adalah ‘produk’ tahun 1994 jurusan Biologi (hampir semua cita-citanya jadi dokter! hihihi) dari sebuah sekolah yang punya seragam lurik tercantik yang pernah ada di Indonesia (hehe) – SMA Regina Pacis Bogor. Semboyannya : Ad Veritatem Per Caritatem. Artinya… lupa! :-P

Agak bersyukur, kelas gue anggotanya cuma 25 orang dan 80% sudah connected. Kalau engga, itu PR gue untuk mencari mereka2 yang ‘hilang’ bakal berat. hehehe. Tinggal beberapa lagi harus gue cari.

Sampai detik tadi, gue belum aktif di milis… hanya melihat, memantau respon teman-teman… dan sedikit canggung karena alasan2 yang gue kemukakan di awal tadi.

Di detik berikutnya… koq tiba-tiba gue terharu,… mau nangis… Kayaknya tiba-tiba gue sampai ke titik emosional dari ingatan-ingatan yang terkubur lama dari episode kehidupan lalu. Aih! Ternyata gue kangen sekali kepada masa itu, … kepada teman-teman gue… yang pernah sama-sama menghabiskan banyak waktu dengan belajar, main,… melakukan kenakalan-kenakalan kolektif, …juga barengan ‘berjuang’ menggalang identitas kelompok – sebagai komunitas paling mungil di angkatan kami dulu (Bayangkan, 25 orang – laki-lakinya cuma 5 orang (!) – dalam satu kelas mungil dibanding 3 kelas Fisika dan 2 kelas Sosial berkapasitas 35 orang…). Gue jadi inget, kami dulu adalah keluarga terdekat kedua setelah keluarga inti di rumah kami masing-masing.

Ahhh…. tiba-tiba gue jadi membayangkan, gimana nanti ketika ketemuan di Bulan Desember… gue pasti ga segan-segan bakalan memeluk Si Inyo yang gembul gede, yang kata gue keringetnya berbau keju. Gue pasti bakalan ga brenti-brenti bertukar cerita sama Chika… yang selain merupakan teman SMA juga teman masa kecil gue di Balikpapan… Gue pasti… ga kenyang-kenyang memandangi wajah mereka satu per satu – kembali membaca kisah-kisah kami di masa lalu – melihat diri gue sendiri yang menjadi bagian dari kenangan mereka.

Sudah jadi apa gue sekarang? Apa yang bisa gue ceritakan kepada mereka ketika mereka bertanya?

Teman-teman… gue kangen :-(

Getting Old… August 17, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog.
1 comment so far

for the first time in my life, I’m starting old. hehehehe
I found one…, two…., and three pieces of white hair…
wonderful.

Semarang | Perjalanan Pelajaran July 22, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog, me.
add a comment

Sudah kembaliiiiii^^…

(catatan 17 – 20 Juli 2009, melintas pantura)

Empat hari tiga malam (incl. travel time) yang berkesan. Pertama, karena aku diserahi tugas mengordinir acaranya. Kedua, seluruh isi perjalanannya memang seru… trip, tujuan, peserta, wiskul… Ketiga, aku terkesima sendiri akhirnya acara ini berjalan… karena sejak awal, rencana ini terancam batal.

Mula-mulanya jumlah peserta yang menyusut dari yang sudah terdaftar. Thou, kami sadar akan lebih mudah kalau mengelola group kecil saja… kami ga berharap mengalami pernurunan sampai di bawah setengah target.

Masalah kedua datang ketika panitia lokal di destinasi tiba-tiba menghilang dari loop koordinasi. Aku, yang harusnya lebih bisa tahu dan updated ttg hal ini saja, bisa ngga ngerti kenapa harus begitu. Aku anggap ini ujian… untuk aku mengendalikan diri, untuk kami menilai sebuah pertemanan, untuk kita saling belajar tenggang rasa. Luar biasa.

Kemudian… orang kunci lain yang harusnya jadi mentor kami dalam sesi hunting tiba-tiba terkena musibah. Tidak jelas apa… semoga masalahnya bisa terselesaikan.

Tapi, aku pikir-pikir lagi, kembali ke tujuan awal saja… bahwa ini memang trip untuk hobbyist foto khususnya, yang mana memang komunitasnya belum semantap yang diharapkan. Jadi, harusnya sudah cukup kalau tujuan untuk hunting foto itu sendiri bisa tercapai. Lagipula, banyak atau sedikit, perjalanan memanfaatkan waktu long weekend begini harusnya bisa tetap fun. And it was fun. For sure^^

Belum cukup semua itu… di hari-H keberangkatan kami, musibah nasional untuk negeri ini terjadi. Teror bom, tidak jauh dari tempatku berada… Aku sempat was-was kalau ini pertanda buruk yang akan memaksa kami membatalkan rencana. Ga ada hubungannya langsung… tapi, anything could happen in situasi darurat nasional, kan?
Syukurlah kekhawatiran itu tidak terjadi… dan akhirnya kami pun lepas landas menembus jalur pantura.

Mengilas balik… hal terburuk yang kami hadapi adalah kelelahan karena perjalanan panjang dan macet. That’s it. Thanks God.

Dan aku mendapat hal baik dari pengalaman ini… Aku melihat diriku sendiri menjadi orang yang lebih lebih lebih tenang daripada diriku sebelumnya di hari-hari lalu. Menerima kenyataan, mengatasi kepanikan, mengendalikan diri, menarik diri dari stimulasi yang muncul tiba-tiba,… sebelum akhirnya mencetuskan kata akhir dan memutuskan untuk bertindak.

Konsistensi dan keyakinan… memang kunci untuk membuka kemungkinan. Teguh, fokus pada tujuan, dan murni dalam niat. Insyaalloh selalu ada jalan dan dimudahkan.

Betapa kerusuhan di dalam diri sendiri bisa berefek besar terhadap hal-hal di luar kita… Pada saat yang demikian, kita harus kembali ke tujuan awal, niat terdalam.

Satu lagi… dijalani saja yang sudah ditentukan. Terlalu banyak khawatir dan menimbang tidak akan membuat kita maju. Nikmati… have fun (with life)!

:-)

Booomm!! July 22, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog, feature.
add a comment

(that was my ‘first bombing-experience’)

… dan hilanglah jaminan ketentraman hidup di metropolitan ini.

It could happen anytime, in anyplace… to anybody, without notice, without purpose… see? betapa tindakan itu ga ada ‘meaning’ sama sekali. Just a blast!… bahkan untuk sebuah popularitas sesaat pun tidak?! apalagi ‘misi suci’??

…cuma kesusahan…

selamanya aku ga bisa ngerti…

Going to Semarang July 14, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog.
add a comment

Tau-tau aku sudah ketemu acara berikutnya… bawa rombongan ke Semarang. Temen2 kerja… hunting trip. Kali ini ke Semarang.

Sebenernya… asal aja ketika ide itu terlempar dari benak. Karena aku inget ada kenalan baik di kota ini. Karena beberapa referensi tentang objek-objek landmark yang menarik di sana. Karena ga pengen sama (ketika orang lg rame banget menuju Bromo…). Eeeeh, temenku, yg adalah ketua klub foto tiba2 menelpon siang itu dan langsung ‘tembak’ “… kita jadiin aja ke Semarang nya!”. Nah lho!

Tapi yaaa koq … biar kayaknya disambi banget dari kesibukan formal kantor, rencana ini menemukan bentuknya pelan-pelan. Mulai dari publikasi, yang muncul kurang dari seminggu sejak kesepakatan dijadikannya acara ini, propose budget, kemudian reservasi akomodasi, browsing harga transport, ngumpulin info2 wisata ttg Semarang dan sekitarnya… dan sampai langsung koordinasi sama teman baikku di Semarang itu. Tim kecil bergerak, kami hanya bertiga, berlima ditambah local committee dan advisor sekaligus bintang tamu pembicara dalam trip kali ini.

Rencananya tgl 17 Juli besok kami bertolak. Tadi pagi masih kebat-kebit menghitung ketersediaan seat transportasi dan konfirmasi peserta. Tapi kami putuskan bagaimana pun jadinya… ini adalah perjalanan bersenang-senang, menyalurkan kesukaan motret, jalan-jalan,…so we’ve got to have fun!

Malem ini, salah satu bagian persiapan… booking transportasi ke Big Bird. Ada kisah lucu di sini. Yang bikin aku melek dan ngakak… jadi lupa abis lembur sampe jam 9 malem. Jadi lupa susahnya hidup (halah!)
Gimana engga coba… di pintu gerbang kantor Big Bird yang 24 hours services itu, kami disambut satpam yang kelihatannya sedang nanggung untuk bangkit dari bangku kaki limanya. Yang tidak biasa dari pemandangan set sebuah gardu satpam adalah… si anggota satpam sedang memangku keyboard komputer warna hitam yang rupanya menjulur dari dalam gardu sempit itu. Monitor ada di dalam gardu. Nah, sambil ketak ketik di keyboard, dia bangkit dan menyapa serta menanyakan keperluan kami. Setelah kami bilang mau ketemu bagian konfirmasi, dia mulai mengetak-ketik lagi beberapa tuts sambil memandang ke arah pintu-pintu kaca gedung kantor… dan “Tungngng!”, chimes khas komputer berbasis Windows mengejutkan kami. Gimana ga terkejut, suaranya bervolume tinggi… bukan seimut yg kita dengar di muka PC… Suaranya bahkan bisa mengejutkan seluruh orang yang ada di lapang parkir gedung itu! … Sekali lagi… “Tungngng!”. Kami celingukan, melihat si mas anggota satpam masih ketak-ketik sambil juga tetap celingukan ke arah gedung, seolah-olah di pintu-pintu kaca itu ada monitor maha gedha yang menunjukkan apakah ketikannya benar atau salah… Aku langsung terkakak-kakak… Baru kali ini aku temui yang beginian. Originale! dan mencengangkan, sambil tetap tidak mengerti… kayaknya di dalam gardu ada monitor – tapi dia tidak sedang menatapnya – dan dia mengetik di keyboard tanpa melihat bagaimana hasilnya… tau-tau… “Tungngng!”, bellnya berbunyi. Hahahahhaa XD….
Akhirnya, si anggota satpam dengan sumringah dan ramah menyilakan kami masuk ke gedung kaca dan meminta kami menunggu petugas lain akan melayani kami. Sekali lagi suara chimes Windows itu berbunyi ketika kami sudah berada di bangku tunggu. Aku ga bisa nahan ketawa… dan aku rasa aku terkesan sekali dengan mekanisme ini.

Out of the topic… pelayanan perusahaan ini bagus sekali – untuk sebuah perusahaan yang menetapkan 24-hours-services… walaupun sudah larut malam dan pekerjanya tinggal beberapa, performa teknis dan keramahannya baik sekali. Dan bereslah urusan yang satu ini, tinggal eksekusi di hari-H.

saatnya… July 4, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog.
add a comment

menikmati dan meresapi yang sedang berlangsung dan dimiliki… sudah.
bukan untuk ditinggalkan atau dilupakan.. tapi udah terlatih dan terbiasa jadi ga usah dipikirin mekanismenya gimana.

sekarang…
saat untuk menghimpun harapan,… melihat dgn lebih jelas spec dari sesuatu yang diinginkan.
kali ini harus detail, soalnya sering kita cuma sembarang melontarkan keinginan tanpa memikirkan seberapa mungkin kita mencapainya – lebih parah lagi, sesudah itu ga merumuskan akan melakukan apa untuk sampai ke sana.

tahap pertamaku akan dimulai dengan berdialog. internally. dengan diriku sendiri, dengan-Nya.

Mid Year Review, Individual Objective June 25, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog, me.
add a comment

Aku baru aja pulang dari Balikpapan… Tugas kantor, ada workshop mengenai tinjauan tengah tahun untuk target-target departemen kami.

Sebelumnya, mo cerita sedikit… Aku, orangnya ternyata selalu bersemangat kalau diajak menyusun rencana awal tahun. Aku menganggap itu waktu yang tepat untuk memperbaharui segala hal. Termasuk ketika kepala departemenku mengadakan penyusunan rencana tahun ini, 2009. Dan di tahun ini, departemen kami menetapkan sebuah tema yang sangaaatt menarik, yang merupakan buah pemikiran (dan jeritan jiwa – kalau boleh dibilang) dari pengalaman ‘kerja keras’ yang ga ada habisnya selama ini,… yaitu Work-Life Balance. Aku jadi ingat, dan memang pantas untuk selalu diingat… di event awal tahun itu, kami diputarkan sebuah video dan rekaman suara dari anggota keluarga karyawan… Di awal video, ada sebuah slide menggambarkan kita berada di persimpangan jalan – ke mana kita akan memilih : kantor? atau rumah? Isi rekaman itu secara garis besar adalah tentang harapan supaya mereka yang kerja di kantor – terutama di departemenku – tetap ingat pulang (hehehe…) dan ingat kesehatan diri sendiri. Yea… departemen ini memang punya visi besar, misi mulia menjalankan fungsinya… tapi organisasi ini isinya tetap manusia,… yang punya banyak sisi untuk dirawat dan diperhatikan.

Maka, pada salah satu sesi workshop awal tahun tersebut, setiap peserta kemudian menuliskan 3 saja tujuan mereka dalam tahun 2009 ini untuk dicapai berkenaan dengan tema yang ditetapkan.

What did I write?

Objective saya 2009 / 1430 H

Besar harapan saya di awal tahun ini, karena waktunya merencanakan sesuatu dengan pikiran yang segar dan tenaga penuh… untuk mewujudkan hal-hal sbb :
1. Bekerja dengan lebih giat dan in formal working hours. Membatasi lembur. Keep in line dengan schedule kerja yang sudah ditetapkan. Tidak mudah terdistraksi.
2. Menyisihkan waktu lebih banyak untuk diri sendiri, melakukan olahraga, jalan-jalan keliling Indonesia, hunting foto, diving!, dan memulai proyek-proyek yang berkaitan dengan passion saya seperti menulis, bikin port-folio, membuka perpustakaan…
3. Menemukan pasangan hidup saya :-P (… atau ‘ditemukan’ ya?!). Syukur alhamdulillah kalau dia adalah teman yang cocok juga untuk berkegiatan luar ruang bersama, jalan-jalan, hunting, dlsb. Kalau sudah ketemu, sesegera mungkin menuju pelaminan, uhm… :-)

So….
Tengah tahun telah sampai… bagaimana aku menilai pencapaianku?

1. 70% – Ga seratus persen aku bisa pulang on-time, namun setidaknya load pekerjaan bisa lebih dikendalikan. Semoga bisa dipertahankan sampai akhir tahun, termasuk pada masa-masa peak order.
2. 70%:-) Alhamdulillah… lumayan banyak perjalanan yang aku lakukan. So far, am in the good mood for motret, udah diving lagi ke Bali kemarin, sudah nyampe ke Puncak Gunung Gede… dan sejumlah perjalanan kecil lainnya.
3. no significant progress yet… :-P well, masih ada setengah tahun untuk membuat perkembangan.

Tuesday, Lunch Time : Re-visit June 16, 2009

Posted by kembangbakung in d-blog, me.
1 comment so far

An interesting day…

Most of people di departemenku pada males keluar kantor untuk makan siang. So, semua order bungkus masakan kaki lima belakang kantor… Good decision, ternyata hujan turun tepat pada jam makan siang.

There we were… sambil menyantap menu pilihan, kami mulai ngobrol hal-hal non formal. Keluarga, acara liburan, sampai akhirnya cita-cita pribadi. Tak menyangka… segala hal yang ada saat ini bener-bener sebuah bahan kesyukuran buat kami, … buatku.

Sedikit freak-out dengan sebuah kejadian yang menimpa seorang teman… Dunia yang terasa baik-baik saja ini ternyata menyimpan cerita-cerita kerdil dan memprihatinkan. Betapa beruntungnya aku duduk di sini, menimbang dan mencerna hal itu. Jadi buat apa aku mengeluh dengan kesulitan-kesulitan yang kuhadapi…? Itu semua tak seberapa ternyata…

Saling bercerita tentang pasangan masing-masing… Hahaha, ternyata adjustment itu proses yang cukup panjang dan berat ya… Buktinya, belakangan semakin banyak orang gagal dan menyerah dalam proses itu. Mereka-mereka yang bertahan memang pembelajar yang kuat, tekun dan sabar. It’s for the rest of your life… it’s true. Aku surprise juga… setelah beberapa tahun berlalu, proses itu tetap berlangsung. Apakah terus jadi mudah? Ternyata tidak, karena hidup sendiri menawarkan hal-hal unik setiap harinya… bahkan perubahan, termasuk perubahan pada pelaku-pelakunya. Konsep sederhana yang abadi.
Buat aku yang masih melajang… itu adalah sebuah pilihan cara yang lain untuk memaknai kehidupan. Tanpa menihilkan pilihan cara yang satunya lagi. Tapi, semuanya punya resiko-resiko… Tidak sama, tapi tetap menuntut keberanian dan keteguhan yang sama besar.

Cita-cita… masih ada berkait dengan topik pilihan hidup. Apakah kita sudah mengikuti the best passion in our life? Terkadang pilihan-pilihan hidup membuat kita melupakannya. Mungkin juga ini hanya karena manusia tidak pernah terpuaskan,… tapi toh di dalam hati kecil selalu ada bisikan yang memanggil-manggil kita untuk meraihnya. Mungkin hanya ingin sederhana… lebih sering memasak – daripada terus harus belajar dan jadi psikolog handal. Lebih punya waktu berbagi ilmu kecantikan, membuat orang lain jadi ikut cantik,… bukannya hanya jadi orang kantoran yang sadar penampilan dan selalu chic….
Hmmm… jadi aku mau apa? (Jadi ingat, kadang aku berbisik pada diri sendiri “Aku tidak ingin yang lain, tidak lebih, tidak kurang”) ; Apa iya semuanya sudah cukup bagiku?

Aku ga banyak bicara soal apa mauku… I’m figuring out :-) … but then, temen2 bilang “Elu tuh harusnya jadi kontributor foto… jalan-jalan…” … Waaaaahhhh^^, ya mau bangeddd laah… tapi aku baru sedang bermimpi nih. Dan mau terus menggenggam mimpi itu, sambil aku merintis jalur ke sana.. Yes, I will. That’s why I’m thinking and doing of travel a lot. Tetap saja bagiku masih banyak hal perlu dipelajari dan ditingkatkan… di luar sana, aku belum seberapa – ketika menurut teman2 yg asing dgn duniaku beranggapan aku akan mampu.

Ngobrol-ngobrol siang ini membuatku merasa hangat dan penuh kesyukuran… Sejenak melupakan penat dan berbagi dengan teman-teman tentang hal positif, melihat kehidupan dengan segala warna-warninya yang kaya.

Ketika aku sampai di sudut mushala… upf, aku teringat telah agak berjarak dengan-Nya. Terlalu sibuk aku dengan dunia. Kewajiban jadi hanya kewajiban… padahal, ketentraman itu ada di dekat sini. Betapa rindunya mendengar tajwid yang merdu… mendecap sepenuh harapan, hati dan pikiran…

Apa yang akan ada nanti… sebenarnya ridho-Nya saja yang memampukan…