jump to navigation

Bianglala Api October 21, 2009

Posted by kembangbakung in Uncategorized.
add a comment

lights

………………………………………………………………………. Entah untuk yang keberapa kalinya, setiap Miana memandang, ia merasa ada sesuatu. Misteri… rahasia… sesuatu yang memanggil-manggil jiwanya untuk menghampiri.

Foto itu, menangkap pemandangan pasar malam. Sebuah ferris wheel, yang tentu tidak sebesar Bianglala Dunia Fantasi, bermandikan lampu kecil warna-warni. Di sekelilingnya ada tenda-tenda kaki lima yang dipasangi juga lampu-lampu. Agak ke kiri lagi, sebuah tenda korsel dengan patung hewan-hewan berkaki empat yang dicat warna-warni dan juga dipasangi lampu-lampu yang meriah. Di latar belakangnya, hanya terlihat sisi depan lingkar tong setan. Selebihnya pemandangan gemerlap itu dilatari pepohonan kapuk dan angsana yang meraksasa. Dengan kecepatan rana rendah Miana mengambil beberapa gambar, membuat bianglala itu seolah berpendar kemerahan seperti bara api.
………………………………………………………………………

5 Ramadhan August 26, 2009

Posted by kembangbakung in Uncategorized.
add a comment

Plak!
huh,… *(^#@!!!!
nyamuk-nyamuk menggigitiku!…
… sudah waktunya sahur

bulan di celah Jakarta August 19, 2009

Posted by kembangbakung in Uncategorized.
add a comment

sedikit empati ketika melewati celah sempit kumuh di tengah Jakarta. Padahal lingkungan ini diapit jalan-jalan protokol yang berdandan kemegahan

Tidak mudah ternyata… untuk menjadi optimis di sini
ketika hidup begitu keras, perut lapar, kesenjangan terlalu besar, dan rasa peduli sudah mati

Tak mudah untuk menjadi orang yang berpandangan positif … terutama kalau kita harus bekerja (tanpa kegembiraan) melakukan suatu keharusan dan imbalannya tak seberapa… hanya cukup dibagi dalam sehari habis untuk makan sementara keinginan bertumpuk-tumpuk diasapi janji-janji dunia yang gemerlap

Jadi tidak aneh kalau kemudian…
sesegar dan sewangi apapun kita membasuh diri tak lagi jadi soal karena toh akhirnya ditelan busuk prasangka, berbaur di tengah bau sampah dan parit yang mampet;
perangai jadi mudah gusar dan wajah keras berkerut… tak cukup daya untuk membeli pendingin udara yang mungkin bisa menyejukan hati, atau pemulas wajah menutupi guratan getir;
iri dan dengki membakar hati dan menghilangkan rasa kasih

Aku juga ga tau, apa yang bisa aku lakukan untuk mengupas kesadaran yang begitu rupa
kenapa orang masih mau bergelut dengan kekerasan dunia
bergempet-gempet berebut sesuap nasi dari lahan yang semakin kurus
terlelap dalam selimut debu jalanan dan naungan beton kaku dan kasar, tak ada kesejukan..?

Apa yang dicari?

Semoga… secuil Ramadhan bisa membangkitkan kesadaran
bahwa menghindar tidak selalu sama dengan mengalah pada keadaan, tapi berarti melihat peluang yang lebih lapang

Semoga… selintas Ramadhan berhasil dimaknai sebagai pembawa kesejukan,
bahwa keteduhan hidup itu berawal dari hati yang ikhlas, tidak serakah menginginkan lebih dari yang mampu diusahakan

Semoga… cahaya Ramadhan membertikan kekuatan terdalam dari hati kelam
bahwa kepedulian dan kasih sayang itu dimulai dengan seulas senyum tulus tanpa syak wasangka

syaraf maskulin June 4, 2009

Posted by kembangbakung in Uncategorized.
add a comment

Turn on Aerosmith tracks in my player…

But hey, mungkin di dalam setiap kita memang selalu ada sisi-sisi lain yang melengkapi dan menjadikan setiap pribadi sangat khas…. :-)

… got a crush May 18, 2009

Posted by kembangbakung in Uncategorized.
add a comment

Hmmm… I’m back to my ‘frequency’. Menapak tilas beberapa saat lalu.

Kemarin itu kita lucu sekali ya?^^… Kita berdua too exciting dengan masa perkenalan kita. Wueeeek! :-P . Dan tiba-tiba aja I was fooled by – what I tought was – love. I got a crush on you! Ha ha. Ketika aku sedang idle… kemudian kamu datang menyapaku dengan riang gembira dan meriah…. what a wonderful world. Dan waktu kamu menghilang tiba-tiba, aku jadi sensi banget, bahkan cemburu tak jelas arah…

I try so hard to get back to the ground, honey. I am.

Remind myself that semuanya ini terlalu dini. Eh, bahkan aku menasihati kamu ya?^^. Pada saat itu, aku limbung antara jatuh hati dan berusaha untuk menjadi realistis. So stupid aku pernah bingung memikirkan apa pentingnya aku buat kamu. Memikirkan seberapa penting dipilih antara menjadi teman atau kekasih. Ow, damn!
Sekuat-kuat hati aku mencari pegangan dan pertolongan, …kadang merasa Tuhan tidak terlalu mengerti keinginanku, kesulitan-kesulitan yang harus kutelan. Aaargh,… hari-hari yang kelabu, menyesakkan.
Tapi sekali ini, boleh dibilang aku agak lebih berhasil melawan diriku sendiri untuk menahan diri dan bersabar …J

Honey (sorry for keep calling you with this. promise, without any intention), belakangan aku tersadar, you’re a true good & nice guy… ganteng malah … haha : D tapi ga seharusnya aku menganggap you’re the end of the world,… ujung dari pencarianku. You have your own world, you deserve on your absolute freedom, dengan teman-teman yang banyak… you have all the fun… kenapa harus berhenti padaku sekarang? Lagipula semua kemungkinan masih sangat terbuka… who knows kamu malah CLBK…? yehehehe… *ngarep deee…?*
Lagi pula… you said, dirimu menghilang hanya ‘tuk sementara waktu. So take your time… keep processing^^
Lagi pula… you keep respond me… dengan caramu ^^… I’m happy with that. We’re keep sharing our passion. And remember what you said, we have our own chemistry ^^.

Ah, honey,… may all the best for us… either way we’d come together, or in our own separate way, wherever we are.

I am happy to know you, having you as my friend.
Kamu membuat aku tersadar untuk lebih banyak lagi tertawa & bercanda… having fun^^

Uuugh, I miss your joke… mode-mata-blotot-Leily Sagita-zoom in-zoom out… *bwakakakakak*

^_^

open new chapter March 21, 2009

Posted by kembangbakung in Uncategorized.
add a comment

Seberapa sering kita enggan untuk memulai…? mencoba …? … kemudian gagal, lalu memulai lagi…? Betapa dalam keadaan demikian kita selalu ditemani kekhawatiran… bukan sekadar malas untuk keluar dari comfort zone.

Ketika dulu pertama akan melangkah dan memikirkan resiko, bisa saja kita justru sangat optimis dan bahkan berkata… “Aku sudah tahu rasanya gagal. Jadi, sakit sekali lagi apalah susahnya?”. How brave!

Teman,

Hari ini adalah hari yang cukup bersejarah untukku… Aku, memulai langkahku… lagi. Setelah jatuh dan jatuh berulang kali.

Aku ingin sedikit berbagi saja… rasanya berada di fase itu. Saatnya bangkit dari kegagalan… Melawan diriku sendiri untuk menjadi lebih berani. Tentu saja banyak kekhawatirkan. Tapi yang paling parah adalah aku menyangkal kenyataan yang sudah berteriak saking jelas dan eksplisitnya pesan yang disampaikan. Mencari pembenaran dibalik sikap over-optimist, ngotot, berkeras. Berandai-andai bahwa jawaban yang kuterima sebenarnya menjadi salah karena aku bertanya dalam konteks yang salah – means that, aku punya chance untuk mengajukan pertanyaan yang lebih tepat dan akan mendapat jawaban yang aku harapkan.

Kenapa harus jadi demikian complicated? – seorang sahabat mengingatkanku. Perasaan dan keinginan yang besar telah mengaburkan cara berpikir dan rasionalitas.

Aku pernah berjanji akan berjalan terus apapun jawaban yang aku dapat… nyatanya kadang kita tidak pernah beranjak dan terus berputar-putar di lingkaran yang sama.

Membebaskan mimpi menjadi semata-mata hiasan tidur… sering kita merasa sayang. Ia telah begitu menghidupkan dan membawa kita melangkah, mengalirkan adrenalin. Kadang kita takut, tidak bisa hidup lagi setelah mimpi itu dilepaskan… Ternyata untuk itu kita juga perlu keberanian yang sama besarnya dengan saat memulai (untuk bermimpi).

Memulai sebenarnya tidak serumit yang dikhawatirkan. It happened to me. Apa yang membuatku akhirnya menjejakkan langkah pertama adalah… teman. Ia yang encourage aku, memaparkan kenyataan, meyakinkan,… dan membantu menunjukkan arah yang benar. Thanks to you (wherever you are,…)

Mulai hari ini, aku melangkah lagi, menulisi kembali dari awal pada lembar kosong di bab yang baru.

Kalau toh nanti kita akan bertemu lagi dengan bagian kisah yang lalu… bukan berarti kita kembali ke bab lama. Itu tetap bab yang baru, kisah yang baru, jalan yang berbeda… liku-liku yang tak pernah sama. Tantangan-tantangan yang lebih beraneka. Betapa sangat menariknya kehidupan…

. . February 4, 2009

Posted by kembangbakung in Uncategorized.
Tags:
add a comment

mungkin juga bukan jatuh cinta
cuma rasa ingin
untuk mengerti, memahami

alangkah kayanya kehidupan…

twilight November 27, 2008

Posted by kembangbakung in Uncategorized.
add a comment

hari-hari belakangan ini, Kota Bogor jadi dingin sekali. Terutama kalau pagi hari… anginnya kenceng banget.

Pagi ini, keluar rumah jam setengah enam… langit di timur berwarna indah sekali. Gunung Salak di sisi barat kelihatan bersih di latari langit cerah dan udara bening. Teteup… kelihatan angker dengan kemegahannya yang luar biasa. (hehe… sekarang gue jadi anak gunung, Man…)

Semuanya dalam keteraturan alam semesta. Even, kalau aku sendirian di sini, saat ini, tentu Ia sudah menetapkan seluruh hal terbaik yang bisa terjadi dengan dunia ini hari ini. Aku lega, semua hal yang seharusnya aku lakukan, sudah kujalani. Jadi, tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Semuanya ada dalam pemeliharaan-Nya.

Twilight… langit biru dan semu kesumba warna jingga… hari yang berbeda kah?

Ternyata … ada kejutan kecil untuk diriku hari ini. Alhamdulillah :-) Setidaknya aku hidup demi buah hatiku. Ia yang kusimpan dalam hati dan benak. Ia yang menghidupkan setiap syaraf sehingga memicu gerak. Ia yang memendarkan setiap ujung pembuluh darah. Aku tidak peduli apa yang dipikirnya. Semua rasa ini untuknya, persembahanku… kepada hidup dan kebahagiaanku.