Uncategorized

1st Pin

Alhamdulillah. Pin cantik kebanggaan. Mungil tapi muatannya sangat besar.

Saya tengah dalam proses membangun pondasi sebuah organisasi, memimpin sejumlah sumber daya, (harus bisa) menjadi solusi dan acuan bagi yang memerlukan. Ya, muatan itu namanya tanggung jawab. 

Apakah ada priviledge dari peringkat ini? Tentu saja. Sebagai imbalan atas capaian; sebagai fasilitas untuk terus berkarya dan berdaya. 

Pin ini juga motivasi supaya tidak berhenti di sini. Ada peringkat selanjutnya untuk diraih. Dan saya percaya sebentar lagi sampai ke sana. 

meanwhile, also qualified for Silver Bound

Merasa situasi terkunci belum juga ada ujungnya?

Profesimu ibu rumah tangga?

Kamu merasa ingin melakukan sesuatu tapi ga tau apa?

Ingin punya medium aktualisasi dan penghasilan lain?

Kamu pekerja tapi ingin punya kegiatan sampingan?

Kamu gelisah karena kehilangan arah tujuan?

Ingin nambah skill komunikasi dan punya komunitas lain yang seru?

… tapi alergi sama MLM?

Kamu suka berbagi gaya hidup sehat?

Pernah dengar dan ingin tahu tentang Young Living Essential Oil?

š¯”»š¯•„ š¯•˛š¯•–ā€¦

Aku lagi mau menjawab pertanyaan-pertanyaanmu itu.

Sama. Karena keadaan ini masih terus tak menentu, aku memutuskan untuk memanfaatkan waktu lebih untuk menjalin komunikasi, bertemu orang baru, saling berbagi dan menyebarkan manfaat. Ini bukan memperdaya. Ini memberdayakan. Kita belajar sama-sama.

Kenalan dulu. Lalu putuskanā€¦ Kita bisa berbagi.

Oya, nama saya Lilya.
Saya Executive Leader di Young Living Indonesia.
Saya suka berbagi manfaat baik #essentialoil.
Ekspertis saya mengenai produk dan suka belajar kesehatan hormonal wanita.

Uncategorized

Belajar Online : Solusi Bikin “Darting”

Judul yang menggelitik dari sebuah acara talkshow di jam utama sebuah saluran televisi swasta. Mengulas dukanya belajar daring yang harus ditempuh dalam situasi pandemi saat ini. Semua orang, siswa dan orang tuanya harus beradaptasi didesak keadaan.

Aku di sini mengurai kekhawatiran saja karena pandemi belum akan tertanggulangi dalam waktu dekat. Kependidikan belum sepenuhnya siap menjalani ini. Infrastruktur belum merata. Apalagi omong kemampuan semua usia-belajar.

Bisa jadi akan ada pemutihan dalam hal dokumen formal tanda terpelajar. Tapi membayangkan aku, kita, bersekolah dulu dibandingkan dengan saat ini… sungguh ragu seberapa bisa generasi ini mendapatkan kemampuan (bukan kertasnya) yang setara. Pusing kalau memikirkan Pekerjaan Rumah bangsa ini supaya anak-anak memiliki bekal yang cukup untuk masa depan.

Lalu aku sadar… Anakku, anak-anak ini, generasi sejaman ini… entah bagaimana, akan beradaptasi dan menemukan pemecahannya sendiri. Mereka semua pemenang. Mereka telah digariskan untuk bertahan dan menjalani masa depannya.

Kita doa saja semoga proses mereka berjalan baik dan manfaat. Bukan yang mudharat dan merusak norma serta kemanusiaan.

myyounglivinglife

(now, My) Great Day Protocol

Sebagai seorang istri, ibu, dan juga karyawan sebuah perusahaan, sibuk pula hari-hariku.

Dulu, sebelum pandemik, waktu masih kerja normal, jam aktif dimulai pukul 04.00. Harus membenahi berbagai hal, berkemas dan berangkat ke downtown. Waktu tempuh satu jam yang penuh dengan intrik, tiba di kantor pukul 08.30 dan berkutat di meja kerja hingga pukul 16.00. Rehat tengah hari adalah waktu makan siang dan bersosialisasi. Pada masa tertentu, karena kejenuhan, aku bisa saja spend more time sebelum memutuskan pulang. Karena perjalanan itu sendiri memang penuh tantangan.

Sekarang, setelah berkantor di rumah, kemajuan, pukul 05.00 baru turun ranjang. Shalat dan menyiapkan perbekalan suami. Seberangkatnya, aku baru buka laptop dan mengisi deklarasi kesehatan. Lalu dimulailah aktivitas sekitar rumah. Selain fine tune ke perintah kerja yang masuk melalui surel, disambi mengasuh anak, membujuknya mandi, mengajak makan, ngobrol, nemenin bermainā€¦ dan beberapa interupsi-interupsi yang bisa dipilih. Misal, harus segera ke kedai terdekat membeli sembako.

Memulai pagi dengan sempurna adalah penting, supaya apapun yang dihadapi seharian bisa dilewati dengan baik. Sudah semacam ritual aku memakai oil-oil untuk mendukung kesiapan diri dan mental.

Ini adalah Great Day Protocol yang diperkenalkan D. Gary Young pendiri perusahaan produsen essential oil Young Living di Utah. Deret oil-oil ini ia gunakan sendiri untuk memulai paginya, mempersiapkan diri sepositif mungkin. Rangkaiannya terdiri dari 4 jenis oil blend dengan aroma yang sangat enak. Bagaimana kalau semua oil perpaduan dipadukan? Enak. Seperti mempunyai layer-layer wewangian yang siap kita ambil frekuensinya di kala diperlukan.

Valor adalah yang pertama diaplikasikan. Pulas pada nadi tangan kiri, aktivasi, lalu tangkupkan ke pergelangan tangan kanan. Temukan semangat pendorong tak kenal undur dari aromanya yang mengandung Blue Tansy.

Kedua, pulaskan Harmony, atau beberapa referensi menggantinya dengan High Potential. Balancing segala hal termasuk emosi adalah penting. Kondisi netral, terbuka, dan siap menerima keunikan. Juga kemampuan memaksimalkan sumber daya yang dipunya untuk mencapai tujuan hari itu. Pulaskan pada bagian atas belly button, sebagai titik Solar Plexus chakra. Tempat bermulanya kemauan kerja keras, posesi pada kesempurnaan, standar pencapaian yang tinggi dan pengerahan kekuatan.

Bangkitkan pula kegembiraan dan semangat yang ceria, bersenang-senang dalam kehidupan dengan aplikasi topical Joy essential oil di dada-perut, area sekitar jantung.

Lalu di bagian akhir, langkah keempat, aplikasikan White Angelica  yang penuh kelembutan namun kuat dalam perlindungan. Membuat proteksi diri atas negativitas yang mungkin terpancar dari banyak pribadi dan peristiwa di luar sana. Aktivasi 2-3 tetesnya di telapak tangan, lalu usapkan pada seputar wajah, sekeliling kepala, gerakan membasuh pada bahu dadaā€¦ lalu hirup semua paduan ini dari telapak tangan.

Insyaallah, dengan izin Allah, siaplah diri menjalani sehari.

Belum pernah dan ingin coba oil-oil mungil wangi ini? Ada beberapa pilihan yang bisa diambil dari sekadar suka atau mengejar manfaat. Dalam kemasan 5ml tersedia berikut ini :

Kabari saja melalui chat di akun Instagram @naturalea.id atau tinggalkan pesan di postingan ini. Aku akan menghubungi.

Uncategorized

Kisah April

Somehow aku sangat bersyukur, periode wabah ini memberi peluang aku berkonsentrasi pada ‘my other side’. Aku menyukai konsep bekerja dari rumah ini.

Dan siapa menyangka di bulan ini aku seperti berada di tubuh sungai besar. Segala hal menggiringku ke sini, dari kali-kali kecil percabangan, menyatu menuju muara. Berbagai peluang kusambut, aneka kesempatan kuterima. Aku jadi punya waktu dan tenaga untuk melakukan hal-hal lain yang tadinya kukalahkan dengan keinginan memanjakan diri dan beristirahat (karena kelelahan commuter-life).

Bukan hanya keadaan yang mendukung. Tetapi segalanya berbeda di alam pikiran. Tekad dan kemauan. Bertemu dengan sejumlah orang yang kemudian menjadi Coach dalam karirku. Bersama mereka aku meretas kebuntuan dan menggali kekuatan dari hal-hal yang kupunya sendiri. Perlu pemantik untukku membuka diri sendiri dan memberdayakan. Juga keberanian (kalau ngga bisa dibilang nekad) untuk menempuh ketidaknyamanan.

April ini menjadi milestone pencapaian prestasi. Sesuatu yang tadinya, dua minggu lalu, kubilang pada semua orang, tak mungkin kucapai. Sesuatu yang ternyata sangat ingin kuperjuangan (dan pastinya akan kulanjutkan) untuk mengejarnya. Sesuatu yang membuatku membuka mata, bahwa aku bisa… dan berhak berada di sana, melewati bintang-bintang (Star & Senior Star).

Kesadaran baru. Sejak ini ada predikat baru yang melekat. Apa-apa yang kulakukan adalah mewakili status baru. Pencapaian yang lebih jauh, itu titik yang berbeda. Jika ingin mencapainya, ada hal-hal yang harus menyesuaikan, cara dan jalan yang berbeda. Aku bersiap.

 

april

Uncategorized

Move Along

Inspired by Day13 Frances Fuller Class of Intentional Leadership

Aku sudah memiliki pengalaman dan kebiasaan untuk ‘move along’ dalam beberapa kali pendakian. Ini analogi yang digunakan untuk bekerja mengembangkan bisnis yang tengah kujalani dalam mencapai puncak tujuan.

Berangkat dari pengenalan produk, motivasi untuk berbagi, gerak itu dimulai. Kesadaran dan intensi untuk membuatnya jadi bisnis juga dibekali tehnik-tehnik dan perhitungan. Tetapi, ini bukan sekadar membeli-menjual putus. Ada tugas lebih besar yang harus, h a r u s, dikerjakan. Yaitu edukasi, pembinaan, dan terus berbagi.

Fuller sendiri tidak menyukai istilah pengembangan dengan “hit the rank”, penggunaan termin “leg” karena baginya ini semacam eksploitasi dan pemanfaat sumber daya yang tujuannya sangat kapitalis. Dia adalah jenis orang yang lebih suka menjadi inspirasi, membangkitkan kesadaran orang untuk bergerak dan berdikari. Melihat profit, finansial sebagai ekses dari intensi berbagi dan edukasi. Aku, juga lebih condong begitu.

Jadi, sebenarnya aku sudah tahu aku mau apa dan harus apa. Tinggal memberi intensi itu ruang dan momentum lebih besar. Menyiapkan juga atmosfer berpikir yang kondusif yang akan membuatku bergerak dalam jalur yang seiring.

Tak ada lagi ruang untuk negativitas. Karena sedikit saja itu muncul, dia akan menyeret kita untuk tersedot memanjang-manjangkan masalah, bukannya berpikir untuk produktif.