migaleria · poem

Rindu Rumah

Dengan dimulainya 2019 berarti film ini sudah terbit satu setengah tahun lalu. Cuma dikasih bintang satu di imdb. Padahal ini film Christopher Nolan yang sukses dengan Inception-nya. (surprisingly, bertemu Tom Hardy lagi di sini šŸ˜). Ya, memang tak seglamour itu, tapi kita perlu belajar banyak dari menyimak kisah.

Dunkirk adalah nama sebuah tempat, di pesisir utara Perancis, yang menjadi titik evakuasi pasukan sekutu setelah pertempuran melawan Jerman di Perang Dunia II. Garis pantai terbuka menuju jalan pulang yang tinggal menyebrangi Selat Inggris, namun tak semua bisa sampai tujuan.

Kapal-kapal besar hanya bisa sandar saat pasang di ujung dermaga yang panjangnya berbilang kilo. Bukan dengan jalan lenggang, karena Jerman masih terus menghantui di udara. Jembatan dermaga berulang kali hancur. Demikian pula kapal-kapal penjemput, bahkan kapal berbendera palang merah, lebur dihujani bom. Tak ada perang terbuka, tapi banyak korban jiwa dan manusia disiksa dengan harapan yang tak berketentuan. Empat ratus ribu tentara; Belgia, Inggris, dan Perancis, berebut naik ke kapal… Untuk lepas jangkar, berlayar sebentar, dibom, lalu berenang kembali ke pantai asal. Kalau beruntung tidak keburu terendam mati di kapal karam. Lalu bagaimana mereka harus pulang?

Evakuasi memang bukan kemenangan dalam pertempuran. Mungkin karena itu kemudian kisahnya tak seheroik pendaratan di Normandia. Tetapi perjalanan menuju pulang adalah sebuah perjuangan yang lain. Kita semua ingin pulang. Kita semua rindu rumah.

@30haribercerita
#30haribercerita
#30hbc1906
#30hbc19slr

feature · lintas-kamis · migaleria

[Lintas-Kamis] Anti Stress (useful for Commuters)

Ini dia senjata gue setiap hari menghadapi perjalanan rumah-kantor pp yang penuh dengan tantangan sebagai commuter kereta rel listrik rute Bogor-Jakarta :

sa

Senang sekali bisa dapet gratisan dari pembelian paket pertama sebagai member, waktu itu belum kenal banyak oil blends YL.

Aromanya manis-manis gitu. Jadi inget aroma kertas rokok kretek bokap jaman dulu. Mengandung oleoresin Copaiba, minyak jeruk nipis, minyak kayu Cedar, vanila, minyak Ocotea (ini bukan sejenis teh), dan Lavender. Bahan aromatik di dalamnya dapat membawa suasana rileks, menurunkan tensi, memperkuat respon mental dan berarti meningkatkan pula daya konsentrasi. Tubuh (dalam hal ini, otak) merespon bau dalam waktu 22 detik sejak terendus. Dengan demikian kerja otak adalah yang paling segera terimbas dari daya penghiduan.

Mau coba? Come and see me… Gue selalu bawa ini ke mana-mana sekarang.

migaleria

It’s A Sin…

Senang.

Sudah menyelesaikan sebuah buku lagi. Kali ini sebuah buku yang menjadi referensi klasik di kalangan literasi Amerika.

HL

Pertamanya kesulitan untuk memulai membaca (seperti biasa). Apalagi cerita ini dituliskan dengan latar bahasa dan dialek Selatan. Tetapi berkat balutan misteri dengan suasana gothic yang dimulai sejak halaman-halaman awal, akhirnya berhasil mengantarkan perhatian sampai ke jantung penulisan buku ini, dan kemudian menggiring rasa penasaran untuk mengungkap akhir kisah dan mengupas simbolisme dari si burung bulbul.

Bagus. Dan menyentuh. Jadi ingat membaca tulisan sastra yang terbit di tahun-tahun 60-an di mana topiknya berkisar pada rasa kemanusiaan, hakikat dalam kehidupan, bangunnya kesadaran. Serunya, To Kill A Mockingbird diceritakan dari sudut pandang tokoh seorangĀ anak, Scout Finch, dengan segala keluguan dan keterusterangannya. Sebagai anak, ada banyak hal yang sulit sekali dipahaminya berkaitan dengan menjadi orang dewasa dan hidup dalam sebuah masyarakat. Namun seiring berjalannya waktu dan dengan kasih sayang dari sang ayah, Scout belajar tentangĀ hal-hal itu. To Kill sendiri ditulis oleh Harper Lee berdasarkan pengalaman dan pengamatannya terhadap isu kemasyarakatan sewaktu ia kecil. Bisa dikatakan Scout adalah kacamata Mrs. Lee di masa kanak-kanak. Dan menggambarkan sebuah masyarakat dengan isu serius (kesetaraan ras dan perjuanganĀ kelas, pada waktu itu) dalam bahasa kanak-kanak bukanlah hal yang mudah. Kepiawaiannya ini yang kemudian diganjar Pulitzer Award pada tahun 1961, setahun setelah penerbitan pertama.

HL2To Kill A Mockingbird kemudian difilmkan juga… Sayangnya belum ada versi terkini. Jadi penasaran siapa saja yang bisa lulus casting jika ada produksi baru.

 

peck

HL3

life thought · migaleria · parenting · reminder

Janji Sabtu untuk Sepanjang Masa

Menjadi salah satu cara untuk menebus absennya saya dari kegiatan membaca (lihat posting ini)… bergabung dengan Book Club di kantor.

Kemarin membahas Sabtu Bersama Bapak (Adhitya Mulya). Saya sebenarnya sudah membacanya barang dua tahun lalu. Terus terang tadinya saya ngga menganggap serius buku ini karena keburu kebayang-bayang lagi tulisan Adhitya yang berjudul Jomblo. Light and ya gitu deh…

Tetapi sebenarnya SBB memuat banyak point-point penting bagaimana menjadi Bapak, bagaimana melihat kehidupan, dan pengasuhan secara umum. Ini keren. Bisa dijadikan handbook untuk para bapak baru, terutama generasi masa kini. Adhitya menggunakan bahasa yang ‘masuk’ untuk anak-anak muda kekinian.

Berusaha ngga mewek di sepanjang cerita, akhirnya saya terharu terguguk-guguk justru di halaman terakhir. Kasih sayang seorang bapak dan kebulatan tekadnya demi menjamin keberhasilan keluarga dan anak-anak yang harus ditinggalkannya, terasa sekali.

Pikirkan dan rencanakanlah bagaimana kita akan membina keluarga kita…

bookclub
Total Book Club

Book Club nya sendiri berjalan menyenangkan. Pembahasan dibuka oleh person-in-charge, yang akan bergantian nantinya di setiap buku yang berbeda. Akhirnya jadi sharing macam-macam pengalaman sebagai orang tua, sebagai anak yang ditinggalkan orang tua, sebagai kerabat dari pasien penderita kanker… Seru.

Tadinya saya pikir akan membahas juga dari segi penulisan dan si penulis. Tapi bagian itu ngga banyak disentuh. Kali ini benar-benar terpusat pada isi.

Next appointment akan membahas buku yang lebih berat. Tentang wanita di kancah karier dan kepemimpinan. Nantikan.

Semoga semangat membaca saya kembali membara. Amin.