ceritakeluarga · ceritarinjani · enjoy life · mamahood · parenting · perempuan · rumakita · weekend-mom

Ayah-Rinjani : Ditinggal Berdua (saja)

Kemarin, sehabis Imlek, mba pengasuh ga masuk kerja. Untungnya, ayah yang kerja di grup perusahaan warga keturunan, masih dapat libur satu hari lagi. Sementara aku, yang di perusahaan swasta nasional, sudah harus setor absen.

Rumah kutinggal dengan beberapa pasokan sehingga ayah dan bokril ngga bakalan kelaperan. Kutinggalkan pula uang belanja, kalau-kalau perlu tambah jajan. Dan berangkatlah aku dengan yakin ngga akan ada masalah. Ini bukan pertama kali mereka kutinggal berdua juga sih.

Menjelang tengah hari aku cek kondisi mereka lewat WA. … and I’m surprised. Ayah belanja dan masak. Bahkan bikin sambal! 😄

masak sup ceker, kesukaan anak kami…
Wow bangeeet…

Selama ini, kalau di rumah, aku yang take-in-charge dapur. Mungkin terbawa kebiasaan Mama di rumah yang pakemnya suami-harus-diurus-perutnya oleh istri. Hihihii. Aku lupa, si ayah juga punya kemampuan ini di masa lajangnya, di rumahnya sendiri dulu. Aku lupa, si ayah yang kutemuin di perjalanan gunung, kan emng punya modal biasa bergerak di dapur ya kan.

Nah, singkat cerita habis masak, mereka berdua makan siang. Rinjani dipersilakan ayah makan sendiri lho. Sesuatu yang belum pernah kucoba (untuk kupercayakan). Ayah langsung aja tuh memberinya ruang eksplorasi…

Menyantap dengan antusias, di meja sendiri…

Tambah lagi, ngga ada tekanan harus-makan-sayur, eh anaknya sendiri langsung nyamilin wortel. Good girl 😊.

Kata ayah, kontan abis makan lahap, dia ngantuk. Lancar sekali prosesnya.

Sore, aku cek lagi. Mereka pasti habis bangun dari siesta. Eh, ternyata, kata ayah, mereka udah di masjid. Rinjani seneng ikut ayah shalat jamaah. Biasanya dia duduk diam-diam sambil tutup telinga. Katanya, gag suka denger suara kencang muadzin dari loud speaker. Hmmm, …

Sore kemarin itu Rinjani didaftarin ke TPQ… Dia suka dan bersemangat belajar.

bergabung di TPQ, shalihah^^

Alhamdulillah, hari berjalan lancar ya. What a relief for me. Ayah bilang, capek sih, sambil mengasuh anak (soalnya lagi masa sangat aktif), sampai-sampai aku tiba di rumah, jam 8 malam, dia baru mau mandi 😆. Masakannya aku coba, enak lho. Layak tampil banget. Pantesan dia ga ragu kasih kritik kalau aku masak 😝.

Lain hari libur sepertinya ia akan kudapuk masuk dapur lagi deh. Hmmm…

beauty · feature · weekend-mom

[weekend-mom] Berinvestasi Cantik dan Sehat a la Ibu Rumah Tangga

Memiliki ultrasonic diffuser adalah sebuah investasi yang bagus dalam kerumahtanggaan dewasa ini. Terutama untuk kesehatan dan kebugaran fisik dan mental. Kenapa?

Hampir sepanjang hari kita di dalam ruang/rumah dan beraktivitas. Udara ruangan makin lama semakin lembab apalagi kalau kita tinggal dalam pemukiman yang minim mendapatkan udara luar yang bersih dengan jumlah anggota keluarga yang semakin berkembang fisik dan aktivitasnya. Seperti kita tahu ruang terbuka hijau sudah semakin langka hari demi hari, kan?

Sedangkan ketika ke luar rumah… kita terpapar macam-macam polutan.Kimiawi. Partikel halus debu, kuman, allergen. Ketularan penyakit, sesek napas,… Berabe deh… kalau kata orang Betawi. Pakai penyegar udara di dalam rumah? Juga tidak bisa sembarangan. Saya punya pengalaman pribadi dengan penyegar udara semprot yang pastinya mengandung bahan kimia. Atau yang sistemnya regular-sprayed… carrier-nya adalah serbuk halus seperti bedak. Udara memang menjadi wangi, tetapi juga menimbulkan bersin-bersin karena partikelnya kasar dan tidak alami bagi tubuh.

Nah, ultrasonic diffuser inilah pemecahan yang canggih serta cerdas. Diffuser akan menyegarkan dan memurnikan udara karena cara kerjanya adalah memecah uap (dari air dingin yang di-diffuse) yang banyak mengandung oksigen. Uap air juga akan menangkap partikel debu halus sehingga tidak menjadi alergen yang beterbangan. Metode atomisasi yang digunakan akan memproses embun yang halus dan bertekanan cukup tinggi sehingga sebarannya luas. Demikian halusnya sehingga tidak menganggu atau memberatkan pernafasan. Udara menjadi segar dan bersih.

Apalagi nih kalau dibubuhkan wewangian essential oil ke dalamnya. Diffuser akan ikut memecah minyak atsiri menjadi partikel halus udara tanpa menghilangkan unsur-unsur alami penting yang ada dikandungnya; berbeda dengan metode aromaterapi dengan pembakaran (panas). Minyak esensial (atsiri) tidak diproses dengan dan tidak mengandung bahan kimia. Plus, minyak atsiri tertentu memiliki kegunaan tambahan bagi kesehatan dan penyembuhan. Dan dengan ultrasonic diffuser unsur-unsur baik dari essential oil akan lebih cepat terserap ke dalam pernafasan serta aliran darah sehingga bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.

So, wanna start a better life? Yuk berinvestasi dengan cerdas dan mudah sedari di rumah. Ngga cuma anggota keluarga jadi sehat jiwa raga, rumah juga jadi nyaman dan segar. Wangi menentramkan seperti di spa ^^.

Pesan saya, pilih alat yang bagus dari brand terpercaya dan sudah teruji efektivitasnya.

aria-diffuser-with-essential-oils-young-living

ceritakeluarga · ceritarinjani · weekend-mom

Rinjani Goes To The Park

Alhamdulillah, Ayah pulang off dari site^^… dan sekarang saatnya quality time bersama keluarga.

C’est bon weekend… akhirnya bisa ajak Rinjani jalan-jalan ke taman. Pas bulan puasa begini taman-taman kota lagi ngga terlalu ramai pengunjung… jadi berkurang kekhawatiran membawa batita main ke area publik. Ini juga kali pertama Rinjani jalan-jalan dibonceng naik motor lho.

Anaknya seneng banget diajak ke tempat lapang sehingga bisa lari-larian… kejar-kejar burung tekukur… dan melihat banyak hal baru lainnya *termasuk mengamati orang-orang yang lagi senam pagi hihihi…

_2

_1

Tips mengajak batita main ke taman :

  • Kenakan pakaian yang nyaman untuk bermain. Termasuk juga kalau perginya masih pagi banget, bekal baju hangat supaya ngga gampang masuk angin.
  • Bawa baju ganti, kalau-kalau nanti kotor atau basah karena keringat.
  • Jangan lupa bekal air minum dan cemilan untuk Si Kecil…
  • Walaupun sedang bersantai, tetap waspada dengan sekitar. Pastikan Si Kecil selalu berada di bawah pengawasan dan jangkauan. Termasuk terhadap bahaya semacam arus listrik (penerangan taman), instalasi air, serangga, maupun kendaraan.